Fitur Suara Canggih Diluncurkan oleh OpenAI, Pengalaman ChatGPT Semakin Interaktif!

OpenAI baru-baru ini meluncurkan fitur terbaru bernama “Advanced Voice” untuk pengguna ChatGPT berbayar, yang membuat pengalaman berbicara dengan AI menjadi lebih alami dan cepat.

Fitur ini tersedia mulai 24 September 2024, dan dapat dinikmati oleh pengguna Plus dan Team dalam beberapa minggu mendatang. Dengan fitur ini, pengguna dapat berinteraksi dengan ChatGPT menggunakan suara, menjadikannya lebih intuitif dan menyenangkan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Fitur Advanced Voice memungkinkan kamu berbicara langsung dengan ChatGPT seperti berbicara dengan asisten virtual. OpenAI menambahkan lima suara baru yang dinamakan Arbor, Maple, SXol, Spruce, dan Vale untuk memperkaya pengalaman pengguna.

Suara-suara ini dirancang agar terdengar lebih alami, bahkan membiarkan kamu mengubah topik pembicaraan atau menyela tanpa membuat interaksi terputus.

Kehadiran fitur ini bertujuan untuk menjadikan percakapan dengan AI lebih interaktif dan mendekati pengalaman percakapan dengan manusia. Selain itu, pengguna juga dapat menambahkan elemen personalisasi, seperti mengaktifkan fitur memories, yang memungkinkan AI mengingat informasi penting dari percakapan sebelumnya.

Menggunakan fitur Advanced Voice cukup mudah. Pengguna hanya perlu mengaktifkannya di menu pengaturan aplikasi ChatGPT dan memilih suara yang ingin digunakan. Kamu bisa berbicara langsung dengan ChatGPT menggunakan mikrofon perangkatmu. Fitur ini juga mendukung lebih dari 50 bahasa, sehingga bisa diakses oleh pengguna dari berbagai negara.

Namun, OpenAI memperingatkan bahwa fitur ini mungkin tidak berfungsi optimal saat menggunakan Bluetooth mobil atau speakerphone, karena suara latar belakang dapat mengganggu percakapan.

Meski fitur suara ini mendapatkan sambutan baik, ada beberapa kontroversi yang mencuat. Salah satu suara yang awalnya direncanakan, bernama Sky, dibatalkan setelah aktris Scarlett Johansson menyampaikan kekhawatirannya bahwa suara tersebut terdengar mirip dengan suaranya.

Meskipun CEO OpenAI, Sam Altman, menegaskan bahwa kemiripan itu tidak disengaja, pembatalan suara ini menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Selain itu, meskipun lima suara baru seperti Arbor dan Maple memberikan sentuhan baru yang menarik, beberapa pengguna merasa kecewa karena mereka mengharapkan sesuatu yang lebih unik dari fitur ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *